Hal Penting Yang Perlu Diketahui Oleh Insan Rumah Tangga Demi Keharmonisan

hal penting diketahui agar keluarga tetap harmonisKeharmonisan pastinya adalah hal yang sangat di idam-idamkan oleh seluruh insan yang sedianya tengah menjalin mahligai rumah tangga. Setiap insan pastinya mendambakan keharmonisan dan pastinya setiap insanpun berusaha menjaga keharmonisan dengan memuaskan setiap pasangannya.

Pemuasan tersebut bukan hanya dilihat dari segi lahir saja, bahkan dari segi batin juga. Mungkin bagi istri memuaskan suami adalah hal yang mudah namun hal tersebut akan berbanding terbalik apabila dipandang dari sisi pemuasan suami kepada istri.

Hal tersebut disebabkan karena wanita memiliki berbagai macam jenis orgasme sedangkan pria hanya memiliki 1 jenis orgasme.

Berbicara tentang pria berikut ulasan tentang sistem reproduksi pria.

Sistem alat reproduksi dan fungsi seksual pria

Berbicara tentang seks memang hampir tiada habisnya, dan sekali lagi seks bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan untuk kalangan insan yang sudah berumah tangga.

Mungkin selama ini seks di anggap suatu hal yang monoton dan hampir tak ada variasi apapun dalam hubungan seks. Untuk variasi hubungan seks silakan kunjungi laman tentang berbagai macam variasi hubungan intim.

Dalam paparan kali ini yang akan kita bahas adalah seluruh hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi pada pria dan gangguan seksual pada pria.

a. Organ reproduksi pria

Organ reproduksi pada pria dibagi 4 kelompok yakni :

  • pertama organ seks primer yang menghasilkan sperma yaitu testis,
  • kedua adalah kelenjar seks aksesoris yang menghasilkan cairan yang berfungsi sebagai media transport sperma selama emisi dan dikeluarkan bersama-sama dengan sperma pada saat ejakulasi,
  • ketiga adalah rangkaian saluran sebagai jalan sperma dan cairan dialirkan keluar yaitu epididimis, ductus deferen, dan uretra,
  • keempat adalah alat genital luar yaitu penis dan skrotum

Selain 4 kelompok di atas ada 1 lagi kelenjar reproduksi yang tak kalah penting yakni kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah kelenjar berbentuk seperti buah kenari yang terletak tepat di bawah kandung kemih. Sewaktu perangsangan seksual, prostat mengeluarkan cairan encer seperti susu yang mengandung berbagai enzim dan ion ke dalam ductus atau saluran ejakulasi. Cairan ini menambah volume cairan vesicula seminalis dan sperma.

b. Klasifikasi proses seksual pria

Proses seksual pria dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu :

  • Klasifikasi pertama menyebutkan bahwa respon psychosexual terdiri dari empat tahap: excitement, plateau, orgasme, dan resolusi.
  • Klasifikasi kedua berdasarkan pada perubahan penodynamic, yaitu psycosexual dibagi menjadi latency dan detumescenceplateau dibagi menjadi ereksi dan rigiditas, orgasme dibagi menjadi emisi dan ejakulasi, resolusi dibagi menjadi detumescence dan refractoriness.
  • Klasifikasi ketiga berdasarkan pada aktivitas fungsional selama siklus seksual, yaitu libido, ereksi, ejakulasi, orgasme, dan detumescence.

Aktivitas fungsional dalam siklus seksual memiliki definisi sebagai berikut :

  1. Libido - Libido adalah dorongan atau kekuatan yang bersifat produktif, konstruktif, dan bertujuan kepada integrasi (penyempurnaan yang menyeluruh), bersifat seksual, dan dapat dipengaruhi dengan cara hormonal maupun non hormonal. Libido merupakan kebutuhan biologis untuk aktivitas seksual (rangsangan seksual) dan sering kali ditandai sebagai perilaku seksual.
  2. Ereksi - Ereksi adalah kondisi pelebaran dan kekakuan penis yang telah mencapai puncak untuk penetrasi ke dalam vagina, diawali dengan arteriol-arteriol penis. Sewaktu jaringan erektil penis terisi darah, vena mengalami tekanan dan aliran keluar terhambat sehingga turgor organ bertambah. Ereksi dapat timbul karena rangsangan psychogenic dan sensory, berupa imajinasi, visual, auditoryolfactorygustatorytactile, dan genital reflexogenic.
  3. Ejakulasi - Ejakulasi adalah refleks spinal dua tahap. Tahap pertama, emisi yaitu pergerakan semen ke dalam uretra dan tahap kedua, ejakulasi sebenarnya yaitu terdorongnya semen keluar uretra pada saat orgasme. Semen adalah ejakulat yang berasal dari seorang pria berupa cairan kental dan keruh, berisi sekret dari kelenjar prostat, kelenjar lain, dan spermatozoa.
  4. Orgasme. Orgasme adalah puncak dari aktivitas seksual.
  5. Detumscence - Detumescenceadalah penurunan penis setelah ejekulasi. Pada tahap ini, bagian tubuh yang mengalami perubahan akibat perangsangan dan peningkatan setelah tahap orgasme akan berangsur-angsur kembali normal.

c. Disfungsi seksual pria

Tanda yang paling nyata dari bangkitnya hasrat seksual pria adalah menegangnya penis. Menegangnya penis atau ereksi terjadi karena pembuluh-pembuluh darah yang ada di dalam penis terisi darah sebagai wujud dari bentuk rangsangan. Ereksi ini tidak terjadi pada pria impoten karena darah tidak dapat mengalir ke pembuluh-pembuluh darah di penis, atau jika mengalir pun jumlahnya sangat sedikit sehingga penis tidak dapat menegang dan penetrasi atau senggama tidak dapat diselenggarakan.

Disfungsi seksual dapat diklasifikasikan menjadi :

  1. Gangguan libido (gairah seksual) - Disfungsi ini meliputi gairah seksual hipoaktif, yaitu berkurang atau tidak munculnya fantasi seksual dan hasrat untuk melakukan aktivitas seksual
  2. Disfungsi ereksi - Disfungsi ereksi adalah kesulitan mencapai kondisi penetrasi. Hal ini setidaknya terjadi 50% dari aktivitas seksual selama rentang waktu enam bulan.
  3. Gangguan ejakulasi
    1. Ejakulasi prematur - Ejakulasi prematur merupakan disfungsi seksual yang paling umum terjadi pada laki-laki dan dapat diikuti oleh ejakulasi dengan rangsangan seksual yang minimal secara persisten atau temporal yang terjadi sebelum, ketika atau setelah penetrasi dan sebelum seseorang menginginkan hal tersebut; sulit dalam berkomunikasi; kondisi yang tidak muncul sebagai efek langsung dari suatu obat.
    2. Ejakulasi nyeri - Ejakulasi yang terjadi sebagai efek samping dari antidepresan trisiklik, yaitu nyeri pada organ genital selama atau sekejap setelah ejakulasi.
    3. Ejakulasi yang terhambat adalah ejakulasi tidak terjadi sepenuhnya.
    4. Ejakulasi retrograde - Ejakulasi retrograde terjadi saat ejakulasi dipaksa kembali ke dalam testis dari pada melewati uretra untuk dikeluarkan penis pada waktu orgasme.
  4. Gangguan orgasme - Gangguan orgasme adalah penundaan secara persisten atau temporal, atau tidak terjadi orgasme selama aktivitas seksual.
  5. Kegagalan detumescence - Kegagalan detumescence adalah perpanjangan waktu ereksi, biasanya berakhir sekitar empat jam atau lebih.

d. Faktor–faktor penyebab disfungsi seksual :

Penyebab disfungsi seksul antara lain gangguan psikologi (perasaan cemas, depresi, stress, takut akan kegagalan seksual); defisiensi androgen (defisiensi testosteron, hiperprolactinemia); penyakit kronis (diabetes mellitus, hipertensi); insufisiensi vaskuler (aterosklerosis, venous leakage); penyakit penile (peyronie’s, priapism, phinosis, disfungsi otot polos); penyakit neurologi (parkinson’s disease, stroke, trauma otak, Alzheimer’s disease); obat-obatan (efek samping dari antihipertensi, antiulcer, antidepresan, antiandrogen); gaya hidup (konsumsi alkohol kronis, merokok); penuaan (penurunan jumlah hormon); penyakit sistemik (penyakit kardiovaskuler, hati, ginjal, kanker, metabolik, pasca transplantasi organ).

e. Terapi disfungsi seksual pria

Disfungsi seksual dapat diobati dengan terapi psikologi, untuk membantu mengatasi masalah cemas, takut, perasaan bersalah yang berefek pada fungsi seksual; terapi obat (terapi testosteron untuk kasus insufisiensi androgen), terapi surgical; terapi non surgical (pompa vacuum untuk memperlebar penis dan mengurangi tekanan di dalam corvora cavernosa), fitoterapi, yaitu menggunakan tanaman obat.

Untuk mengatasi gangguan-gangguan kesehatan seperti di atas sangat disarankan untuk menggunakan obat-obatan yang terbuatdari 100% bahan herbal, karena dengan penggunaan obat yang terbuat dari bahan herbal maka konsumen akan tetap terjaga agar berada pada zona aman pengkonsumsian obat sehingga tak akan menimbulkan masalah kesehatan lainnyadi kemudian hari.

Obat herbal terbaik untuk mengatasi masalah seksual pria yakni :

  • Disfungsi ereksi(impotensi) dan stamina pria dengan KuatPria 123
  • Ejakulasi dini dengan Durevel Spray
  • Mengentalkan sperma dengan Semen Booster
  • Menambah sperma dengan Semen Count

Semua obat di atas dapat telah terbukti mampu dan manjur dalam mengatasi spesifikasi masalah masing-masingserta terbuat dari 100% bahan herbal alami.

Untuk mendapatkan produk-produk unggulan tersebut silakan klik menu KATALOG pada Menu bar

Bagikan

Update Terkait

Copyright © | TokoHerbal123 | pemesanan.herbal@gmail.com
Powered by Quick Cart | |

Daftar Rekening

  • transfer BCA tokoherbal 123 No.Rek 2471-7757-81 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer Mandiri tokoherbal 123 No.Rek 135-00-1469455-6 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BNI tokoherbal 123 No.Rek 0458898966 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BRI tokoherbal 123 No.Rek 5895-01-029997-53-7 atas nama AHMAD FANANI